3 Film yang Mengangkat Kalimantan Barat ke Layar Lebar, Wajib Masuk Watchlist

Kalimantan Barat bukan hanya kaya alam dan budaya — tanah Khatulistiwa ini juga telah hadir di layar lebar Indonesia lewat sejumlah film yang memukau. Dari drama sejarah, thriller mencekam, hingga petualangan alam yang menginspirasi, inilah tiga film yang mengangkat Kalimantan Barat ke panggung sinema nasional.
1. Istirahatlah Kata-Kata (2016)

Berlatar tahun 1996, film karya Yosep Anggi Noen ini mengikuti pelarian penyair dan aktivis Wiji Thukul ke Pontianak, Kalimantan Barat, ketika ia menjadi buronan pemerintah karena puisi-puisi kritisnya terhadap rezim. Dibintangi Gunawan Maryanto dan Marissa Anita, film ini berhasil menampilkan nuansa Kota Khatulistiwa era 90-an dengan sangat sinematik dan memenangkan sejumlah penghargaan bergengsi di festival film internasional. Bagi warga Kalbar, film ini adalah pengingat akan sejarah yang perlu dikenang.
2. Kabut Berduri (2024)

Film Netflix ini mengambil latar perbatasan Kalimantan-Malaysia dengan cerita tentang pembunuhan berantai. Terlihat sejumlah adegan di Rumah Panjang atau Rumah Betang yang merupakan rumah adat Kalimantan Barat, adegan menyusuri sungai dengan sampan, hingga memanen madu yang menjadi salah satu mata pencaharian warga lokal. Dibintangi Putri Marino, Lukman Sardi, dan Nicholas Saputra, film thriller ini berhasil menampilkan kekayaan budaya Dayak Kalimantan Barat secara autentik sekaligus menghadirkan cerita yang mencekam.
3. Petualangan Sherina 2 (2023)

Film sekuel legendaris ini membawa penonton menjelajahi keindahan hutan Borneo dalam petualangan baru Sherina dan Sadam. Dengan sinematografi hutan Kalimantan yang memukau dan pesan konservasi lingkungan yang kuat, film ini berhasil meraih lebih dari 2 juta penonton dan kembali memperkenalkan pesona alam Kalimantan kepada generasi baru penonton Indonesia.
Tiga film ini membuktikan bahwa Kalimantan Barat menyimpan potensi sinematik yang luar biasa — dan masih banyak kisah dari tanah Khatulistiwa yang menunggu untuk diangkat ke layar lebar!
Baca juga:
Gubernur Ria Norsan Apresiasi Dapur Umum Gotong Royong Warga Kayong Utara untuk Petugas Karhutla