Mengenal Penyu Hijau, Satwa Langka yang Menjadikan Pesisir Kayong Utara sebagai Rumahnya

0

Di balik keindahan Kepulauan Karimata yang memesona, tersimpan salah satu warisan alam paling berharga di Kalimantan Barat — kawasan peneluran penyu yang menjadikan pesisir Kayong Utara sebagai rumah bagi satwa langka ini setiap tahunnya.

Penyu Hijau dan Penyu Sisik di Karimata

Perairan Kepulauan Karimata yang masuk wilayah administrasi Kabupaten Kayong Utara merupakan bagian dari Segitiga Terumbu Karang dunia — dan di sinilah penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata) menjadikan pesisirnya sebagai tempat peneluran. Kawasan Cagar Alam Karimata yang luasnya mencapai 190.713,90 hektare ini adalah habitat vital bagi terumbu karang, padang lamun, mangrove, serta tempat peneluran penyu yang sangat penting di Kalimantan Barat.

Pada 2020, Bupati Kayong Utara saat itu bahkan turun langsung ke pesisir Pulau Karimata untuk melepas tukik — anak penyu yang baru menetas — kembali ke lautan bebas sebagai simbol komitmen pelestarian. Bupati berharap perilaku ini dapat dicontoh oleh para nelayan sebagai bentuk pelestarian habitat penyu di Karimata.

Ancaman yang Masih Membayangi

Meski keindahannya memukau, Cagar Alam Karimata masih menghadapi tantangan serius. Praktik penangkapan ikan yang merusak menggunakan bom dan racun, serta ancaman terhadap populasi penyu melalui pencurian telur masih menjadi tantangan yang dihadapi kawasan ini.

Merespons hal ini, BKSDA Kalbar bersama Yayasan Planet Indonesia (YPI) tengah merumuskan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Cagar Alam Karimata untuk periode 2027-2036 — sebuah langkah penting untuk memastikan ekosistem laut dan pesisir Kayong Utara tetap lestari untuk generasi mendatang.

Menjaga Karimata, Menjaga Warisan

Sekretaris Daerah Kayong Utara, Erwin Sudrajat, menegaskan bahwa pengelolaan Kepulauan Karimata membutuhkan pendekatan khusus yang memadukan perlindungan keanekaragaman hayati dengan kesejahteraan masyarakat. Upaya konservasi tidak hanya berorientasi pada perlindungan alam, tetapi juga perlu memperhatikan kebutuhan ekonomi masyarakat yang hidup di sekitar kawasan.

Penyu hijau di Karimata bukan sekadar satwa langka — mereka adalah penanda bahwa Kayong Utara masih menyimpan ekosistem laut yang sehat dan berharga. Menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama.

Baca juga:
Prada Irawan Purwanto Raih Emas MMA Kalbar, Tumbangkan Atlet Eks PON

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *