Mengenal Putri Nirmala, Pahlawan Wanita Kayong Utara yang Makamnya Masih Terawat di Perbukitan

Nama Putri Nirmala mungkin belum sepopuler tokoh-tokoh perjuangan nasional yang tercatat dalam buku sejarah. Namun bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara, sosok yang juga dikenal sebagai Ratu Air Mala ini dikenang sebagai pahlawan wanita yang berani menghadapi penjajahan Belanda pada masanya.
Pejuang yang Dikenang Lewat Cerita Turun-Temurun
Meski informasi tertulis mengenai perjalanan hidupnya tidak sebanyak tokoh sejarah lainnya, masyarakat setempat tetap menjaga ingatan kolektif tentang perjuangan Putri Nirmala melalui cerita-cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi. Keberadaan makamnya menjadi salah satu bukti penghormatan masyarakat terhadap jasa dan pengorbanannya.
Makam di Perbukitan yang Tenang dan Asri

Makam Putri Nirmala berada di Desa Gunung Sembilan, Kabupaten Kayong Utara, berdekatan dengan makam tokoh lainnya yakni Ratu Soraya. Cungkup makam dibangun dengan struktur sederhana — dinding kayu dengan atap seng — sementara batu nisan di dalamnya dibalut kain kuning sebagai simbol penghormatan.
Suasana di sekitar makam terasa tenang karena berada di kawasan perbukitan yang dipenuhi pepohonan rindang. Udara yang sejuk dan lingkungan yang masih alami menjadikan tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata sejarah sekaligus ketenangan alam.
Daya Tarik Wisata Sejarah Gunung Sembilan
Selain makam, pengunjung juga dapat menemukan gambar dan informasi mengenai kisah bersejarah yang berkaitan dengan Putri Nirmala. Keasrian lingkungan dengan hamparan pepohonan rindang menjadi daya tarik tambahan yang menjadikan tempat ini pengalaman wisata yang memadukan nilai sejarah lokal dengan keindahan alam pedesaan Kayong Utara.
Makam Putri Nirmala dapat diakses melalui jalur darat menggunakan kendaraan roda dua menuju Desa Gunung Sembilan. Di balik kesederhanaan makam tersebut tersimpan kisah perjuangan seorang perempuan yang layak dikenang sebagai bagian dari sejarah Kalimantan Barat.
Baca juga:
Mengenal Batu Cap Sukadana, Situs Purbakala Misterius Kebanggaan Kayong Utara