Lempok Durian Jadi Primadona di Stan UMKM Kayong Utara pada MTQ Kalbar

SUKADANA – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pelataran Pantai Pulau Datok, Sukadana, tak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Stan pameran Kabupaten Kayong Utara menghadirkan lebih dari 50 jenis produk unggulan dari berbagai kecamatan. Beragam produk yang dipamerkan mulai dari olahan makanan khas, kopi lokal, hingga kerajinan tangan berhasil menarik perhatian pengunjung dan kafilah dari berbagai daerah.
Penjaga stan Kayong Utara, Shafa, mengatakan bahwa olahan lempok durian menjadi produk yang paling diminati selama pameran berlangsung.
“Yang paling favorit dan paling banyak dicari pengunjung itu lempok durian. Apalagi kemarin kita baru saja melewati musim panen durian, jadi momen MTQ ini sangat pas untuk memasarkan lempok serta produk olahan durian khas Kayong Utara,” ujarnya kepada awak media, Selasa (4/8).
Selain lempok durian, stan Kayong Utara juga menampilkan berbagai produk kerajinan seperti anyaman tikar, tas, dan kotak tisu. Beragam kuliner khas turut dipamerkan, di antaranya keripik, stik ikan, serta kopi liberika yang telah menjadi salah satu produk unggulan daerah.
Shafa menambahkan, pengembangan UMKM Kayong Utara ke depan akan difokuskan pada peningkatan kualitas kemasan (packaging) agar produk lokal memiliki daya tarik visual yang lebih baik dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui momentum MTQ Kalbar, pelaku UMKM berharap produk-produk unggulan Kayong Utara semakin dikenal masyarakat dan membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.
Baca juga:
Kapolda Kalbar Kunjungi Polres Kayong Utara, Pastikan Pengamanan MTQ XXXIV Berjalan Optimal