Mengenal Batu Cap Sukadana, Situs Purbakala Misterius Kebanggaan Kayong Utara

Di balik hijaunya perbukitan Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, tersimpan sebuah warisan purbakala yang hingga kini masih menyimpan banyak misteri. Situs tersebut dikenal sebagai Batu Sukadana atau Batu Cap — sebuah batu bergambar yang diyakini sebagai salah satu peninggalan sejarah paling penting di Kalimantan Barat.
Jejak Nenek Moyang yang Datang dari Jauh

Berdasarkan berbagai sumber, Batu Sukadana diduga berkaitan dengan perjalanan nenek moyang masyarakat Ketapang yang menurut legenda berasal dari kawasan Indochina atau India Belakang. Dikisahkan, kelompok pendatang tersebut bermigrasi ke Kalimantan dengan singgah terlebih dahulu di Kepulauan Karimata sebelum akhirnya mendarat di wilayah Sukadana yang dianggap strategis karena berada di jalur pelayaran menghadap Laut China Selatan.
Simbol Kuno yang Belum Terpecahkan
Situs ini pertama kali tercatat sejak tahun 1874. Namun hingga kini, berbagai gambar, simbol, dan coretan yang terpahat di permukaannya belum berhasil diungkap maknanya secara pasti. Beberapa arkeolog berpendapat ukiran ini berasal dari masa yang sangat tua — bahkan diduga dari periode sebelum masyarakat mengenal sistem tulisan.
Bentuk simbol yang menyerupai gambar-gambar tertentu dan lambang mirip huruf paku menjadikan Batu Sukadana berbeda dari temuan arkeologi lainnya di Indonesia. Batu utama memiliki lebar sekitar 14 meter dengan bidang bergambar mencapai sekitar 10 meter persegi.
Gua Alam yang Menyimpan Kisah Masa Lampau
Batu Sukadana berada di dalam sebuah gua alam yang oleh sebagian peneliti diduga pernah digunakan sebagai tempat pemujaan atau lokasi bersemedi masyarakat pada masa lampau. Situs ini telah beberapa kali dikunjungi peneliti dari berbagai lembaga bergengsi — termasuk Pusat Arkeologi Nasional Jakarta dan Balai Arkeologi Bandung — namun misterinya belum sepenuhnya terpecahkan.
Cara Menuju Lokasi
Untuk mengunjungi Batu Sukadana, pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat hingga titik tertentu. Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan mendaki bukit selama kurang lebih satu jam. Jalurnya cukup menantang karena berada di kawasan perbukitan yang relatif terjal — namun semua akan terbayar dengan pemandangan alam yang masih asri dan kesempatan melihat langsung situs purbakala paling misterius di Kalimantan Barat.
Kini Batu Sukadana telah ditetapkan sebagai cagar budaya di wilayah Kayong Utara. Di balik coretan-coretan kuno yang terpahat di permukaannya, tersimpan kemungkinan kisah panjang tentang perjalanan manusia dan peradaban awal yang pernah singgah di Kalimantan.
Baca juga:
5 Fakta Unik Kepulauan Karimata yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Bikin Takjub!