5 Fakta Unik Kepulauan Karimata yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Bikin Takjub!

Kepulauan Karimata dikenal luas sebagai destinasi wisata bahari yang memukau di Kayong Utara. Namun, di balik keindahan lautnya yang biru, ada lima fakta unik yang jarang diketahui masyarakat luas.
1. Terdiri dari 83 Pulau, Hanya 11 yang Berpenghuni

Kepulauan Karimata terdiri dari 83 pulau yang tersebar di Selat Karimata. Namun, hanya 11 pulau yang berpenghuni, termasuk Pulau Karimata, Pulau Pelapis Tengah, dan Pulau Serutu. Sisanya masih dalam kondisi alami yang belum banyak terjamah. Oleh karena itu, kepulauan ini menjadi surga alam yang sangat murni dan terjaga.
2. Ditetapkan sebagai Cagar Alam sejak 1981
Kepulauan Karimata ditetapkan sebagai Cagar Alam sejak 15 Juni 1981. Dengan demikian, kawasan ini telah dilindungi selama lebih dari empat dekade. Kawasan Cagar Alam Laut Karimata membentang seluas 2.100 km². Selain itu, kawasan ini menjadi salah satu konservasi laut terpenting di Kalimantan Barat.
3. Tempat Ditemukannya Spesies Baru
Ekspedisi BKSDA Kalimantan Barat yang dilakukan pada Maret 2019 berhasil menemukan spesies baru di kawasan Cagar Alam Laut Karimata. Spesies langka ini bahkan masuk kategori Critically Endangered atau Kritis dalam daftar merah IUCN — artinya termasuk yang paling terancam punah di dunia. Fakta ini menegaskan betapa kayanya keanekaragaman hayati Kepulauan Karimata yang masih belum sepenuhnya tergali.
4. Sudah Dikenal Pedagang Tiongkok sejak Abad ke-15
Jauh sebelum era modern, Kepulauan Karimata sudah dikenal sebagai titik perdagangan maritim yang penting. Catatan perjalanan pedagang Tiongkok, Wang Dayuan, menyebut bahwa pada tahun 1436, Pulau Karimata merupakan tempat perdagangan tempurung penyu yang ramai dikunjungi para pedagang. Fakta ini membuktikan bahwa Kepulauan Karimata telah menjadi bagian dari jalur perdagangan maritim Nusantara sejak ratusan tahun silam.
5. Terletak di Antara Dua Pulau Besar Dunia
Secara geografis, Kepulauan Karimata terletak di Selat Karimata — perairan yang memisahkan Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Posisi strategis ini menjadikannya salah satu jalur pelayaran penting di Asia Tenggara. Dengan laut yang jernih, pasir putih yang halus, dan terumbu karang yang masih terjaga, tidak heran jika Kepulauan Karimata dijuluki “Maldives-nya Kalbar” oleh para wisatawan yang pernah berkunjung.
Kelima fakta ini membuktikan bahwa Kepulauan Karimata bukan sekadar destinasi wisata — ia adalah warisan alam dan sejarah Tanah Kayong yang tak ternilai harganya!
Baca juga:
Mengenal Kopi Liberika Kayong Utara, Kopi Langka Dataran Rendah yang Sudah Mendunia