Mengenal Kerajaan Tanjungpura, Peradaban Tertua Kalimantan Barat yang Lahir di Tanah Kayong

0

Kerajaan Tanjungpura atau Tanjompura merupakan kerajaan tertua di Kalimantan Barat yang telah wujud sejak abad ke-8. Jauh sebelum nama Kalimantan Barat dikenal dunia, di tanah yang kini menjadi Kabupaten Kayong Utara, sebuah peradaban besar telah berdiri dan berkembang selama berabad-abad. Inilah kisah Kerajaan Tanjungpura — warisan leluhur yang wajib dikenal generasi muda Kayong Utara.

Dari Bakulapura hingga Tanjungpura

Kerajaan Tanjungpura pernah menjadi provinsi Kerajaan Singhasari dengan nama Bakulapura. Nama bakula berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti tumbuhan tanjung, sehingga setelah dimelayukan menjadi Tanjungpura. Keberadaan kerajaan ini tercatat dalam Negarakertagama karangan Mpu Prapanca pada masa Kerajaan Singasari dan Majapahit — membuktikan bahwa Tanah Kayong telah dikenal jauh sebelum era modern.

Ibu kota kerajaan bermula di Negeri Baru, Kabupaten Ketapang, sebelum kemudian pindah ke Sukadana pada abad ke-14 sejak rajanya Sorgi atau Giri Kesuma memeluk Islam. Perpindahan ini menandai babak baru — dari kerajaan Hindu menuju kesultanan Islam yang semakin kuat.

Sukadana, Pusat Peradaban Islam Kalimantan Barat

Pada masanya, Sukadana berkembang menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam yang penting di Kalimantan Barat. Pulau Kalimantan kuno terbagi menjadi tiga wilayah kerajaan besar — Borneo (Brunei), Sukadana/Tanjungpura, dan Banjarmasin. Ini membuktikan betapa strategisnya posisi Kayong Utara dalam peta kekuasaan Nusantara kuno.

Kerajaan Tanjungpura kemudian mengalami beberapa kali perpindahan ibu kota mengikuti perkembangan politik dan kekuasaan — dari Sukadana, ke Matan, Simpang Matan, Indralaya, hingga akhirnya ke Muliakerta di Ketapang.

Warisan yang Masih Hidup

Hingga kini, nama Tanjungpura tetap diabadikan dalam dua institusi besar — Universitas Tanjungpura (UNTAN) di Pontianak dan Kodam XII/Tanjungpura milik TNI Angkatan Darat. Warisan peninggalan arkeologi kerajaan ini pun masih bisa ditemukan, termasuk reruntuhan bekas candi di Desa Negeri Baru, Ketapang — bukti fisik bahwa peradaban besar pernah berdiri di tanah ini.

Bagi warga Kayong Utara, mengenal Kerajaan Tanjungpura bukan sekadar belajar sejarah. Ini adalah cara untuk memahami dari mana asal muasal identitas Tanah Kayong yang kaya, berperadaban, dan bermartabat.

Baca juga:
Lagu Daerah Kalimantan Barat yang Wajib Dikenal Generasi Muda Kayong Utara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *