Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Kayong Utara Gotong Royong Massal Sambut MTQ Kalbar ke-34

0

Ada yang berbeda dari gerakan gotong royong di Kayong Utara kali ini. Bukan sekadar aksi bersih-bersih rutin tahunan — melainkan sebuah pernyataan kolektif bahwa Kayong Utara siap menyambut tamu dari seluruh Kalimantan Barat dengan penampilan terbaik.

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara resmi mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXIII tingkat kabupaten tahun 2026 melalui apel pagi yang dipimpin langsung Bupati Romi Wijaya di kawasan Pelataran Tugu Durian Sukadana, Rabu (15/7). Momentum ini sengaja diselaraskan dengan persiapan menyambut MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kayong Utara pada 1–9 Agustus 2026.

Kehormatan yang Harus Dijawab dengan Tindakan

Bupati Romi menegaskan bahwa menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi adalah kehormatan besar yang harus disambut dengan persiapan matang dari berbagai aspek — penyelenggaraan, sarana prasarana, hingga kesiapan lingkungan.

“Kehormatan ini harus kita sambut dengan persiapan yang matang. Lingkungan yang bersih, tertata, indah, dan nyaman adalah cerminan wajah daerah kita di hadapan seluruh tamu yang datang dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat,” ujar Bupati Romi.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama — mulai dari jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, aparat kecamatan dan desa, organisasi kepemudaan, hingga para relawan. Agenda aksi meliputi pembersihan drainase, penataan taman dan ruang terbuka hijau, pemangkasan pohon yang mengganggu, serta penguatan budaya hidup bersih di lingkungan masing-masing.

Gotong Royong Bukan Seremoni

Yang menarik, Bupati Romi secara khusus menekankan agar semangat gotong royong ini tidak padam setelah seremoni pencanangan selesai. Menurutnya, gotong royong harus bertransformasi menjadi gaya hidup yang melekat — bukan hanya dirayakan saat ada agenda besar.

“Mari jadikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat Kayong Utara,” tegasnya.

Kepala Dinas SP3APMD Kabupaten Kayong Utara, Andri Candra, menambahkan bahwa BBGRM tahun ini memang dirancang untuk berjalan beriringan dengan persiapan MTQ. Selain mempercantik lingkungan, kegiatan ini diharapkan mempererat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap daerahnya.

Kayong Utara Siap Tampil Terbaik

Dengan dukungan TNI, Polri, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat, Kayong Utara bergerak sebagai satu kesatuan. Semangat kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa daerah ini tidak hanya siap secara teknis sebagai tuan rumah MTQ ke-34 — tetapi juga siap secara jiwa untuk meninggalkan kesan terbaik bagi seluruh delegasi yang datang.

MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tinggal menghitung hari. Dan Kayong Utara sedang membuktikan bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar dalam menyambut momen bersejarah ini.

Baca juga:
Dari Kebun ke Kemasan, Andi Sukadana Buktikan Lempok Durian Bisa Jadi Komoditas Unggulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *