Gua Nek Takon Sukadana, Situs Prasejarah Cikal Bakal Nenek Moyang Masyarakat Kayong Utara

0

Di Jalan Sungging, Dusun Senebing, Desa Harapan Mulia, Kecamatan Sukadana, terdapat sebuah situs prasejarah yang menjadi bagian dari akar peradaban Kayong Utara — Gua Nek Takon. Situs ini diakui masyarakat setempat sebagai bekas hunian sekaligus cikal bakal nenek moyang mereka yang pernah tinggal di kawasan ini ribuan tahun silam.

Nek Takon dan Tujuh Bersaudara

Berdasarkan penuturan lisan yang diwariskan turun-temurun, Nek Takon dipercaya sebagai salah satu nenek moyang masyarakat Sukadana. Ia merupakan bagian dari tujuh bersaudara — Nek Takon, Tok Bubut, Nek Sedah, Nek Tanggi, Nek Letong/Utong, Nek Doyan, dan satu orang lagi yang tidak diketahui keberadaannya.

Dari ketujuh bersaudara itu, hanya Nek Takon yang menetap di Senebing, Desa Harapan Mulia, Sukadana — tinggal di dalam gua yang kini dikenal dengan namanya. Saudara-saudaranya menetap di berbagai wilayah yang kini menjadi nama-nama kampung dan desa di Kecamatan Sukadana hingga Matan Hilir Utara.

Legenda Piring Gaib yang Dipinjamkan

Di balik nilai sejarahnya, Gua Nek Takon juga menyimpan legenda yang menarik. Konon, Nek Takon adalah sosok yang baik hati yang selalu meminjamkan piring dan mangkok secara gaib kepada warga Sukadana yang akan mengadakan pesta perkawinan. Warga cukup memohon dari luar gua, dan peralatan makan tersebut akan tersedia — sebuah kisah yang melambangkan solidaritas dan kepedulian tanpa memandang perbedaan.

Ceruk Kecil, Sejarah Besar

Jika dilihat secara fisik, Gua Nek Takon sebenarnya berupa ceruk dengan lebar sekitar 1 meter dan kedalaman hanya 6 meter, dilengkapi dua lubang yang menyerupai gua. Sekitar 20 meter ke arah atas, terdapat struktur alam berbentuk batu yang menyerupai hunian yang terlindung dari hujan dan panas.

Yang menarik, situs ini tidak jauh dari Batu Cap Sukadana di Desa Sedahan Jaya — keduanya berada di Kecamatan Sukadana dan diduga berasal dari zaman yang sama. Hal ini mengindikasikan bahwa kawasan Sukadana pernah menjadi pusat peradaban prasejarah yang penting di Tanah Kayong.

Gua Nek Takon kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah Kayong Utara yang memadukan nilai arkeologi, legenda lokal, dan keindahan alam perbukitan Sukadana.

Baca juga:
Mengenal Putri Nirmala, Pahlawan Wanita Kayong Utara yang Makamnya Masih Terawat di Perbukitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *